

SELAMAT DATANG DI THAMRIN GROUP
Thamrin Group merupakan perusahaan terkemuka di Sumatera Selatan dan Bengkulu yang memiliki 8 unit bisnis yang bergerak di sektor Otomotif, Retail, Real Estate, Hotel, Bank, dan Makanan & Minuman.
Visi
Kita mau bertumbuh dan memberi makna bagi masyarakat melalui kekuatan SDM yang kita miliki, pelayanan & pengembangan usaha dengan membangun Perusahaan yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.
Misi
- Melayani 31,8 juta pelanggan di tahun 2027
- Mengembangkan pemimpin yang sukses
- Mengelola proses administrasi yang “simple & excellent”
- Mendukung continuous improvement



Core Values
(TRUST)
CORE VALUES - TRUST
INTEGRITY
CUSTOMER FOCUS
COMMUNICATION
CONTINUOUS IMPROVEMENT
TEAMWORK


Bisnis
Bisnis Thamrin Group
Thamrin Group memiliki beberapa Mitra Bisnis sebagai Unit Bisnisnya

Mengapa perlu memilih kami?
117
Semua Cabang
5
Dealers Resmi
Artikel
Artikel Terbaru Kami

Cash atau Kredit? 5 Pertimbangan Penting Sebelum Kredit Motor atau Rumah
Cash atau kredit sering jadi pertanyaan pertama ketika kita berencana membeli aset besar layaknya motor atau rumah. Di satu sisi, kredit terasa lebih ringan karena bisa dicicil secara bertahap. Namun di sisi lain, keputusan ini membawa komitmen jangka panjang yang tidak selalu sederhana. Lantas tanpa pemahaman yang tepat, pilihan yang terlihat praktis justru bisa menjadi beban di kemudian hari. Banyak orang mengambil kredit bukan karena sudah benar-benar siap, melainkan karena tergoda kemudahan proses dan cicilan yang tampak terjangkau di awal. Padahal, di balik angka cicilan bulanan, ada berbagai faktor lain yang perlu diperhitungkan secara matang seperti stabilitas keuangan hingga dampaknya terhadap rencana hidup jangka panjang. Karena itu, memahami pola kredit sejak awal menjadi langkah penting sebelum membuat keputusan. Kredit bukan sekadar soal mampu membayar hari ini, tetapi juga tentang konsistensi dan kesiapan menghadapi risiko selama masa cicilan berjalan. Tanpa pertimbangan yang jelas, keputusan finansial bisa terasa tepat di awal saja namun terasa berat di tengah jalan! Melalui artikel ini, kita akan membahas 5 pertimbangan penting sebelum kredit motor atau rumah, agar keputusan yang diambil terasa ringan saat ditandatangani sekaligus juga tetap sehat dan rasional dalam jangka panjang. Cash atau Kredit? Kenali Pola Kredit Motor dan Rumah Sejak Awal Secara alami, motor dan rumah menempati posisi yang sangat berbeda dalam laporan keuangan pribadi. Keduanya sama-sama bisa dibeli melalui skema kredit, namun dampaknya terhadap kondisi finansial jangka panjang tidak bisa disamakan. Memahami perbedaan ini menjadi langkah awal yang krusial sebelum memutuskan apakah kredit memang pilihan yang tepat. Motor Sebagai Aset Konsumsi (Depresiatif) Secara finansial, motor merupakan aset konsumsi yang sifatnya mengalami depresiasi . Begitu motor keluar dari dealer, nilainya umumnya langsung turun sekitar 10 20 persen, dan akan terus menyusut seiring waktu. Faktor usia, keausan, perkembangan teknologi, hingga hadirnya model baru membuat harga jual kembali semakin rendah, sementara biaya perawatan justru meningkat. Dalam konteks ini, kredit motor bukanlah keputusan investasi, melainkan pengeluaran untuk mendapatkan efisiensi waktu dan mobilitas. Nilai utamanya terletak pada fungsi yang membantu aktivitasmu sehari-hari, mendukung produktivitas, bahkan membuka peluang penghasilan. Tentunya, kredit motor tidak berorientasi pada potensi keuntungan saat dijual kembali. Rumah Sebagai Aset Investasi (Apresiati f) Berbeda dengan motor, rumah (terutama tanahnya) cenderung bersifat apresiatif . Keterbatasan lahan dan pertumbuhan populasi membuat harga properti dalam banyak kasus meningkat dari tahun ke tahun, dengan rata-rata kenaikan sekitar 5 15 persen tergantung pada lokasi. Ketika laju kenaikan nilai rumah lebih tinggi daripada bunga KPR, kredit justru dapat menciptakan capital gain. Lantas selain berfungsi sebagai tempat tinggal, rumah juga berperan sebagai penyimpan nilai jangka panjang yang menjadikannya salah satu aset yang secara finansial tetap relevan meski dibeli melalui skema cicilan. Nah, dari sudut pandang ini, kredit motor dan kredit rumah jelas memiliki logika yang berbeda, bukan? Kredit motor pada dasarnya adalah keputusan untuk membeli kemudahan dan waktu, sementara kredit rumah sering kali menjadi cara disiplin membangun kepemilikan aset secara bertahap. Memahami karakter masing-masing sejak awal akan membantu kamu menilai apakah kredit yang diambil benar-benar selaras dengan tujuan finansial dan kebutuhan hidup jangka panjang. 5 Pertimbangan Penting Sebelum Kredit Motor atau Rumah Keputusan mengambil kredit motor atau rumah bukan sekadar soal mampu membayar cicilan bulanan. Sebab di baliknya, akan ada komitmen jangka panjang yang akan memengaruhi arus kas, fleksibilitas finansial, hingga rencana hidupmu ke depan. Karena itu, sebelum menandatangani perjanjian kredit, ada beberapa pertimbangan mendasar yang perlu dipahami secara utuh. Berikut detailnya! 1. Rasio Cicilan terhadap Penghasilan Dalam perencanaan keuangan, rasio cicilan terhadap penghasilan atau debt-to-income ratio sering disebut sebagai aturan emas. Idealnya, total cicilan utang tidak melebihi 30 35 persen dari penghasilan bulanan. Batas ini memberi ruang napas untuk biaya hidup, dana darurat, dan tabungan. Ketika porsi cicilan mendekati 50 persen, risiko mulai meningkat. Satu pengeluaran tak terduga saja bisa mengganggu stabilitas keuangan. Karena itu, kemampuan membayar sebaiknya diukur bukan dari kondisi terbaik, tetapi dari skenario realistis. Contoh : Kalau penghasilan bulanan Rp8 juta, idealnya total cicilan utang maksimal di kisaran Rp2,4 2,8 juta per bulan. Kalau cicilan motor Rp1,5 juta dan cicilan lain Rp1,5 juta, berarti total cicilan sudah Rp3 juta dan terlalu mepet/berisiko kalau ada kebutuhan mendadak. 2. Kesiapan Uang Muka (Down Payment) Promo uang muka rendah memang terdengar menarik, namun uang muka yang lebih besar justru memberimu keuntungan jangka panjang. Semakin besar DP, semakin kecil pokok utang dan bunga yang harus ditanggung selama masa kredit. Untuk motor, DP yang memadai bisa memperpendek tenor atau meringankan cicilan bulanan. Sementara pada rumah, DP di kisaran 10 20 persen umumnya memberikan posisi yang lebih baik untuk memperoleh bunga KPR yang kompetitif. Contoh : Motor seharga Rp30 juta dengan DP Rp6 juta akan membuat cicilan bulanan akan jauh lebih besar dibandingkan jika DP Rp10 juta. Pada rumah, DP yang lebih besar bisa menurunkan cicilan KPR sekaligus mengurangi total bunga yang dibayar ke bank. 3. Suku Bunga dan Tenor Kredit Suku bunga dan jangka waktu kredit sering kali menjadi faktor yang menentukan total beban pembayaran. Pada KPR, penting memahami perbedaan antara bunga tetap (fixed rate) dan bunga mengambang (floating rate). Setelah masa bunga tetap berakhir, cicilan dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Tenor yang panjang memang membuat cicilan terasa ringan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan jauh lebih besar. Karena itu, tenor sebaiknya dipilih berdasarkan kemampuan bayar yang realistis, bukan semata-mata demi cicilan terendah. Contoh : KPR dengan bunga tetap 5% selama 3 tahun. Setelah itu, bunga bisa naik mengikuti pasar. Cicilan yang awalnya Rp3 juta bisa meningkat menjadi Rp3,8 juta. Tenor panjang memang terlihat ringan, tapi total bunga yang dibayar bisa jauh lebih besar dibanding tenor lebih pendek. Baca juga: Mau Ambil KPR? Periksa 8 Hal Ini Dulu Sebelum Teken! 4. Biaya Tambahan di Luar Cicilan Ingat bahwa harga yang tertera di brosur belum mencerminkan keseluruhan biaya kredit. Pada kredit motor, masih ada biaya administrasi, asuransi, dan kewajiban pajak tahunan. Sementara pada kredit rumah, biaya tambahan bisa lebih kompleks. Notaris, BPHTB, provisi bank, hingga asuransi jiwa dan kebakaran perlu diperhitungkan sejak awal. Untuk rumah, dana tambahan sekitar 7 10 persen dari harga properti sering kali dibutuhkan agar proses kredit berjalan lancar tanpa mengganggu keuangan. Contoh : Ketika membeli rumah Rp500 juta, kamu masih perlu menyiapkan biaya notaris, pajak, dan asuransi yang totalnya bisa mencapai Rp35 50 juta selain cicilan KPR. Tanpa persiapan, biaya ini bisa mengganggu keuangan di awal kredit. 5. Nilai Guna dan Nilai Investasi Pertanyaan paling mendasar sebelum mengambil kredit balik lagi pada bahasan kita di awal tadi, tanya pada diri sendiri: apakah aset tersebut benar-benar dibutuhkan saat ini? Motor, sebagai aset yang terdepresiasi, idealnya dibeli untuk menunjang mobilitas utama atau produktivitas sehari-hari. Sebaliknya, rumah memiliki kecenderungan nilai yang terus tumbuh, meski likuiditasnya rendah. Karena itu, lokasi dan potensi jangka panjang menjadi faktor penting agar kredit rumah tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga membangun nilai aset seiring waktu. Secara keseluruhan, menimbang kelima aspek ini membantu memastikan bahwa keputusan kredit motor atau rumah diambil secara sadar dan terukur. Kalau kamu sudah melakukan pertimbangan yang tepat, kredit tidak sekadar menjadi beban bulanan saja tetapi juga bagian dari perencanaan finansial yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kapan Kredit Motor atau Rumah Jadi Pilihan yang Masuk Akal? Keputusan mengambil kredit sering kali ditentukan oleh momentum yang tepat. Tidak hanya soal kesiapan uang muka saja, tetapi juga tentang apakah manfaat aset tersebut mampu mengimbangi biaya bunga dalam jangka panjang. Ketika keduanya seimbang, kredit berubah dari keputusan impulsif menjadi langkah yang masuk akal. Untuk Motor: Saat Kredit Membantu Efisiensi, Bukan Gaya Hidup Kredit motor masuk akal ketika motor benar-benar menunjang aktivitas harian dan produktivitas. Jika total cicilan dan biaya operasional per bulan lebih rendah dibandingkan dengan pengeluaran rutin untuk transportasi umum atau ojek online, maka kredit justru membantu penghematan. Selain itu, motor juga relevan bagi pekerjaan yang menuntut mobilitas tinggi atau jam kerja tidak menentu, di mana keterbatasan transportasi publik bisa menghambat kinerja. Dalam kondisi seperti ini, mencicil motor tetap rasional jika dana tersebut dapat diputar untuk kebutuhan lain yang lebih produktif. Kalau kamu berencana mengambil kredit motor, pastikan prosesnya dilakukan melalui skema kredit yang jelas dan aman. Melalui dealer resmi Yamaha Thamrin, keputusan kredit motor dapat disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas dan kemampuan finansial dan bukan sekadar dorongan konsumtif saja.l Untuk Rumah: Saat Kredit Memberi Kepastian dan Nilai Jangka Panjang Kredit rumah menjadi pilihan yang masuk akal ketika tujuannya adalah stabilitas hidup dan pembangunan aset jangka panjang. Jika biaya sewa tempat tinggal sudah mendekati nilai cicilan KPR, mencicil rumah berarti mulai membangun kepemilikan dan tidak sekadar membayar biaya yang habis setiap bulan. Kredit rumah juga relevan ketika diambil di usia produktif, sehingga tenor dapat diatur lebih panjang dengan cicilan yang tetap terjangkau. Faktor lokasi pun turut menentukan, terutama pada kawasan dengan potensi pertumbuhan infrastruktur yang dapat mendorong kenaikan nilai properti. Dalam memilih rumah, pendampingan dan arahan yang tepat menjadi kunci keberhasilan serta kedamaian batin. Kalau kamu tertarik membeli rumah di Palembang, eksplor Thamrin Homes untuk pilihan perumahan berkualitas tinggi. Thamrin Homes juga memiliki layanan konsultasi yang membantu calon pembeli untuk memahami opsi pembiayaan dan proses transaksi secara jelas sebelum melangkah ke komitmen jangka panjang. Pada akhirnya, keputusan cash atau kredit tidak bisa dipukul rata. Kredit motor dan kredit rumah memiliki karakter, risiko, dan tujuan yang berbeda, sehingga perlu dilihat dalam konteks kebutuhan, kemampuan finansial, serta rencana jangka panjang. Dengan memahami pola aset, menghitung rasio cicilan secara realistis, menyiapkan uang muka, membaca struktur bunga dan biaya tambahan, hingga menilai nilai guna versus nilai investasinya, keputusan kreditmu dapat diambil secara lebih sadar. Untuk membantu kamu mengambil keputusan yang tepat, Thamrin Group menghadirkan beragam informasi dan solusi dari berbagai lini bisnis mulai dari otomotif, properti, hingga gaya hidup. Eksplor kanal artikel Thamrin Group dan temukan insight menarik terkait beragam hal sesuai dengan kebutuhanmu!

6 Area Palembang yang Paling Ramah Pejalan Kaki (Pedestrian Friendly)
Di tengah ritme kota yang semakin padat, area pedestrian friendly di Palembang kini menjadi perhatian banyak orang. Bukan hanya sebagai jalur pejalan kaki, ruang-ruang ini perlahan bertransformasi menjadi bagian penting dari gaya hidup urban yakni tempat orang berjalan santai, berolahraga ringan, hingga sekadar menikmati kota dengan tempo yang lebih manusiawi. Perubahan ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan kualitas hidup. Masyarakat perkotaan mulai mencari ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif, terutama bagi pejalan kaki. Trotoar yang layak, akses yang ramah, serta lingkungan yang tertata kini menjadi faktor penting dalam menentukan apakah sebuah area benar-benar mendukung aktivitas sehari-hari. Nah, Palembang sebagai salah satu kota besar di Sumatra menunjukkan perkembangan menarik dalam hal ini. Beberapa kawasan mulai dikenal tidak hanya karena nilai historis atau komersialnya, tetapi juga karena kenyamanan bagi pejalan kaki. Ruang publik yang tertata dengan baik memberi kesempatan bagi warga untuk kembali terhubung dengan kota-tanpa harus selalu bergantung pada kendaraan. Lalu, area mana saja di Palembang yang paling ramah untuk pejalan kaki? Artikel ini akan mengajakmu menjelajahi 6 kawasan yang dinilai paling e=ramah pejalan kaki di Palembang, sekaligus menunjukkan bagaimana ruang kota yang baik dapat mendorong gaya hidup yang lebih sehat, aktif, dan berkelanjutan! 6 Area Palembang yang Ramah Pejalan Kaki dan Cocok Untuk Jogging Seiring meningkatnya kebutuhan akan ruang publik yang lebih manusiawi, area pedestrian friendly di Palembang kini berkembang menjadi bagian penting dari kehidupan urban. Tidak hanya mendukung mobilitas pejalan kaki, kawasan-kawasan ini juga menawarkan kenyamanan, keamanan, dan suasana yang mendukung aktivitas sehari-hari baik itu olahraga ringan maupun sekadar menikmati waktu luang di tengah kota. Berikut 6 area terbaik di Palembang yang cocok untuk jalan kaki, jogging, dsb dengan nyaman dan menyenangkan. 1. Kambang Iwak Family Park (KIF Park) Kambang Iwak Family Park merupakan salah satu area paling populer untuk berjalan kaki di Palembang. Jalur pedestrian yang mengelilingi danau buatan besar memberi ruang bagi warga untuk berjalan santai atau berolahraga, dengan suasana yang relatif sejuk berkat pepohonan rindang di sekitarnya. Letaknya yang berada di pusat kota membuat kawasan ini mudah diakses dan selalu ramai, terutama di akhir pekan. Keunggulan : Udara sejuk berkat pepohonan rindang, jalur lebar, serta area yang aman untuk semua umur. Momen Terbaik : Minggu pagi saat Car Free Day atau sore hari ketika lampu taman mulai menyala. 2. Pedestrian Sudirman (Sudirman Walk) Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, jalur pedestrian dirancang dengan trotoar yang luas dan material yang nyaman bagi pejalan kaki. Tata ruangnya memberikan pengalaman berjalan yang lebih tertib dan aman, sekaligus menghadirkan suasana kota yang modern. Pada malam hari, pencahayaan jalan dan aktivitas di sekitarnya membuat area ini terasa hidup dan menarik untuk dinikmati dengan berjalan kaki. Keunggulan : Cocok untuk jalan santai sambil menikmati pertunjukan seni jalanan yang biasanya muncul di malam hari. Momen Terbaik : Malam hari (terutama malam Minggu), sebab suasana lampu kota membuat area ini terasa hidup dan romantis. 3. Sekanak Sidewalk Sekanak Sidewalk hadir sebagai hasil revitalisasi kawasan pinggir Sungai Sekanak yang kini tampil lebih bersih dan tertata. Jalur pejalan kaki di sepanjang sungai ini menawarkan suasana yang lebih tenang, jauh dari lalu lintas kendaraan besar. Warna-warna cerah dan penataan ruang yang rapi menjadikannya salah satu area favorit untuk berjalan santai maupun sekadar menikmati suasana kota dari sudut yang berbeda. Keunggulan : Jalur pedestrian yang bersih dan estetik, cocok untuk berjalan santai sekaligus foto dengan lata bangunan warna-warni. Momen Terbaik : Sore hari menjelang matahari terbenam saat pencahayaan alami membuat area ini terlihat lebih fotogenik. 4. Kawasan Wisata Ampera Benteng Kuto Besak (BKB) Kawasan ini menjadi titik temu antara aktivitas rekreasi dan sejarah kota. Jalur pedestrian yang menghubungkan Jembatan Ampera, Monpera, hingga pelataran Benteng Kuto Besak memungkinkan pengunjung menjelajah beberapa landmark utama Palembang dalam jarak yang nyaman. Area terbuka yang luas dan minim kendaraan membuat pengalaman berjalan kaki di sini terasa lebih leluasa, terutama menjelang sore hari. Keunggulan : Bisa menikmati pemandangan Sungai Musi sambil mengunjungi Monpera dan BKB. Momen Terbaik : Setiap sore, idealnya menjelang matahari terbenam. 5. Jakabaring Sport City (JSC) Sebagai kompleks olahraga terpadu, Jakabaring Sport City menyediakan ruang yang ideal untuk berjalan kaki dalam jarak panjang. Kawasannya luas, hijau, dan tertata rapi, dengan jalur yang aman serta bebas dari kepadatan lalu lintas kota. Lingkungan yang relatif tenang menjadikan area ini cocok bagi mereka yang ingin berjalan santai atau berolahraga dengan suasana yang lebih terkontrol. Keunggulan : Cocok untuk berjalan jauh, jogging, atau aktivitas olahraga ringan. Momen Terbaik : Pagi atau sore hari untuk menghindari panas terik. 6. CitraGrand City (CGC) Berada di kawasan perumahan mandiri, CitraGrand City menawarkan pengalaman berjalan kaki yang berbeda dari pusat kota. Jalur pedestrian dan jogging track yang menyatu dengan taman hijau menciptakan suasana yang lebih sejuk dan minim polusi. Penataan jalan yang rapi serta keberadaan area danau dan ruang terbuka seperti Pinewood Park membuat aktivitas berjalan kaki di kawasan ini terasa nyaman dan berkelanjutan. Keunggulan : Lingkungan hijau dengan jalur pedestrian dan jogging track yang tertata rapi, nyaman untuk aktivitas fisik ringan hingga rutin. Momen Terbaik : Pagi atau sore hari, ketika udara lebih sejuk dan banyak warga berolahraga di sekitar kawasan. Palembang terus bergerak ke arah kota yang lebih ramah bagi pejalan kaki. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Palembang juga merencanakan pembukaan kawasan Pedestrian Kolonel Atmo sebagai ruang publik dan sentra kuliner yang dapat dinikmati setiap malam Minggu. Jika rencana ini terealisasi, pilihan ruang berjalan kaki di Palembang akan semakin beragam dan hidup. Lantas dengan perkembangan tersebut, berjalan kaki tak lagi sekadar aktivitas fungsional, melainkan bagian dari gaya hidup yang lebih sehat, santai, dan terhubung dengan kota! Baca juga: 7 Rekomendasi Taman di Palembang, Hidden Gem Baru! Lebih dari Sekadar Jalan Kaki, Ruang Publik Ini Juga Nyaman untuk Aktivitas Lain! Ruang pedestrian di Palembang kini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan menyenangkan. Di beberapa kawasan, berjalan kaki tidak lagi terasa monoton dan membosankan karena dapat dipadukan dengan berbagai aktivitas ringan yang relevan dengan gaya hidup masyarakat urban. 1. Jalan Kaki atau Jogging Sambil Menikmati Kuliner Lokal Pengalaman berjalan kaki bisa terasa lebih hidup di kawasan seperti Kambang Iwak dan Jalan Sudirman, di mana jalur pedestrian berdekatan dengan berbagai UMKM penjual makanan baik itu snack, street food, dessert kekinian, dll. Aktivitas jalan santai sering diselingi dengan jajan ringan atau minum kopi, menciptakan suasana yang hangat dan akrab, terutama di akhir pekan. 2. Berjalan Santai Sambil Piknik Ringan Di area terbuka yang luas seperti Jakabaring Sport City, jalur pedestrian juga kerap dimanfaatkan untuk berjalan santai sambil menikmati ruang hijau. Banyak pengunjung memilih duduk sejenak di area taman atau di sekitar danau, menjadikannya tempat yang cocok untuk piknik sederhana bersama keluarga maupun teman. 3. Menikmati Pemandangan untuk Healing dan Refreshing Di kawasan perumahan yang lebih adem, syahdu, dan hijau seperti CitraGrand City (terutama Pinewood Park), berjalan kaki juga bisa menjadi momen tepat untuk menenangkan diri. Jalur yang dikelilingi pepohonan dan taman serba hijau memberi suasana sejuk, membuat aktivitas berjalan terasa lebih menyegarkan, baik di pagi maupun sore hari. 4. Ruang untuk Foto, Me Time, dan Quality Tim e Sementara itu, area seperti Sekanak Sidewalk kerap dimanfaatkan sebagai tempat untuk menikmati me time atau quality time bersama orang terdekat. Penataan visual yang menarik dengan beragam warna dan suasana yang relatif tenang menjadikannya lokasi favorit untuk berfoto, berjalan santai, atau sekadar menikmati waktu tanpa agenda. Ragam aktivitas ini menunjukkan bahwa ruang pedestrian di Palembang sedang bertransformasi. Bukan lagi hanya soal mobilitas, tetapi tentang bagaimana kota menyediakan ruang bagi warganya untuk beristirahat, berinteraksi, dan hidup dengan kualitas yang lebih baik. Baca juga: 10 Destinasi Wisata dan Tempat Refreshing di Palembang Mulai Gaya Hidup Aktif dari Sekarang! Ayo Jalan Kaki Lebih Sering Lingkungan yang ramah bagi pejalan kaki sering kali jadi awal dari perubahan kecil dalam keseharian. Ketika ruang publik terasa nyaman, lebih banyak orang jadi lebih terdorong untuk berjalan kaki, bergerak ringan, dan meluangkan waktu di luar rumah untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menikmati suasana kota tanpa terburu-buru. Perkembangan ruang pedestrian di Palembang menunjukkan bahwa kota perlahan bergerak ke arah yang lebih manusiawi. Ruang terbuka yang tertata dengan baik memberi kesempatan bagi masyarakat untuk hidup lebih seimbang, menjaga kesehatan, dan membangun kebiasaan aktif secara natural. Bukan soal tren saja, tapi juga soal bagaimana kota bisa mendukung kualitas hidup warganya. Lantas, yuk mulai lebih sering berjalan kaki. Manfaatkan ruang-ruang publik yang ada untuk bergerak ringan, menghirup udara segar, dan memberi jeda dari rutinitas harian. Sesekali melambatkan langkah bisa membantu kita lebih peka pada sekitar untukmelihat, merasakan, dan menikmati kota apa adanya. Dari kebiasaan sederhana inilah gaya hidup yang lebih sehat, seimbang, dan sadar ruang dapat tumbuh secara perlahan, tanpa harus dipaksakan. Untuk inspirasi gaya hidup urban dan berbagai informasi menarik seputar Palembang, eksplor lebih banyak informasi menarik terkait ruang hidup, mobilitas, hingga aktivitas sehari-hari di Palembang hanya di laman artikel Thamrin Group . Temukan konten yang relevan serta dekat dengan keseharianmu dan ciptakan manfaatnya!

Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026: Event UMKM Palembang dengan 70+ Tenant
Awal tahun 2026 menjadi momen yang tepat bagi masyarakat Palembang untuk menemukan inspirasi baru dari dunia wirausaha lokal. Melalui Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, Thamrin Group bersama perbankan menghadirkan sebuah event kolaboratif yang dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha, produk berkualitas, dan pengunjung dalam satu ruang yang nyaman dan relevan. Berlokasi di Palembang Indah Mall, event ini bukan sekadar pameran biasa lho. Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 dikemas sebagai wadah apresiasi bagi wirausahawan lokal yang telah melalui proses kurasi, sehingga pengunjung dapat menjelajahi berbagai produk dengan kualitas yang lebih terjamin. Menghadirkan puluhan tenant dari berbagai kategori, event ini menjadi ruang yang tepat bagi siapa pun yang ingin menikmati pengalaman berbelanja sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Palembang. Mulai dari kuliner, dessert, fashion, hingga aksesoris, semuanya hadir dalam satu rangkaian acara yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, simak lebih lanjut keseruan dan keunggulan Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 berikut ini! Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 di Palembang Indah Mall, Dukung UMKM Lokal Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 akan berlangsung pada 4 8 Februari 2026 dan bertempat di The Echo First Floor Palembang Indah Mall, tepat di sebelah Le Garden. Lokasi ini dipilih untuk memberikan kenyamanan serta akses yang mudah bagi pengunjung yang ingin menikmati rangkaian event dengan santai. Event ini diikuti oleh 70+ tenant wirausaha lokal Palembang yang telah melalui proses seleksi dan kurasi. Dengan konsep tersebut, pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga mendapatkan pengalaman menjelajahi produk UMKM yang memiliki nilai, kreativitas, dan kualitas yang bersaing. Kolaborasi antara Thamrin Group dan berbagai institusi perbankan dalam Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekosistem wirausaha di Palembang. Event ini diharapkan mampu menjadi ruang temu antara pelaku usaha dan masyarakat, sekaligus memperluas eksposur produk lokal kepada audiens yang lebih luas. Bersamaan dengan suasana mall yang nyaman dan tertata, pengunjung dapat menikmati event ini tanpa terburu-buru, baik saat berkunjung bersama keluarga, teman, maupun rekan terdekat. Keunggulan Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, Wajib Masuk Agenda! Salah satu daya tarik utama Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 terletak pada keberagaman tenant dan kategori produk yang ditawarkan. Namun bukan hanya itu, ada beberapa keunggulan lain yang membuat event ini patut kamu kunjungi. 1. 70+ Tenant Terpilih dari Berbagai Kategori Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 menghadirkan tenant dari kategori Food & Beverages, Dessert, Fashion, hingga Accessories. Keberagaman ini memberikan banyak pilihan bagi pengunjung untuk berburu kuliner, mencari produk fashion lokal, atau menemukan aksesoris unik dengan sentuhan kreatif. 2. Produk Berkualitas Hasil Kurasi Seluruh tenant yang berpartisipasi telah melalui proses kurasi, sehingga kualitas produk yang ditawarkan lebih terjaga. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung saat berbelanja, sekaligus meningkatkan nilai bagi pelaku usaha lokal. 3. Lokasi Strategis & Nyaman Berlangsung di Palembang Indah Mall, event ini mudah diakses dan cocok dikunjungi kapan saja. Pengunjung dapat menikmati suasana belanja yang santai tanpa harus keluar dari area mall. 4. Dukungan Nyata untuk Wirausahawan Lokal Dengan hadir langsung dan berbelanja di Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, kamu turut berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Palembang. Setiap transaksi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi lokal! Catat Tanggalnya & Ramaikan Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 bukan hanya tentang belanja, tetapi juga tentang menikmati suasana, menemukan produk lokal berkualitas, dan mendukung para wirausahawan Palembang untuk terus berkembang. Catat tanggalnya 4 8 Februari 2026, dan pastikan kamu datang langsung ke The Echo First Floor Palembang Indah Mall. Ajak keluarga, sahabat, atau orang terdekatmu untuk berburu kuliner, belanja produk lokal, dan merasakan keseruan event kolaboratif ini! Untuk informasi terbaru seputar tenant yang berpartisipasi dan rangkaian acara selama event berlangsung, kamu bisa mengikuti media sosial resmi Palembang Indah Mall . Jangan lewatkan juga berbagai artikel, promo, dan insight menarik lainnya dengan mengunjungi laman artikel Thamrin Group sebagai referensi terpercaya seputar event, lifestyle, hingga inspirasi wirausaha di Palembang.
Berita Terbaru Kami
Bergabung dengan kami
Karir

Temukan peluang karir yang sesuai dengan passion Anda di Thamrin Group dan menjadi bagian dari tim yang berorientasi pada inovasi dan kolaborasi.
